Berita & Artikel

Kunjungan Wisata Taman Nasional Baluran Selama Libur Sekolah 2026 Capai 24.547 Pengunjung

Kunjungan Wisata Taman Nasional Baluran Selama Libur Sekolah 2026 Capai 24.547 Pengunjung

Dipublikasikan pada 13 Juli 2026 Oleh Admin

Situbondo, 13 Juli 2026 – Taman Nasional Baluran mencatat tingginya antusiasme masyarakat untuk berwisata dan menikmati keindahan alam selama periode libur sekolah tahun 2026. Berdasarkan data kunjungan yang dihimpun oleh Balai Taman Nasional Baluran, sebanyak 24.547 pengunjung tercatat mengunjungi kawasan Taman Nasional Baluran selama periode 23 Juni hingga 12 Juli 2026. Dari jumlah tersebut, kunjungan didominasi oleh Warga Negara Indonesia (WNI) sebanyak 24.316 orang, disusul Warga Negara Asing (WNA) sebanyak 209 orang, serta pelajar sebanyak 116 orang. Sementara itu, kendaraan yang tercatat memasuki kawasan terdiri atas 1.746 kendaraan roda dua, 4.891 kendaraan roda empat, dan 45 sepeda. Puncak kunjungan terjadi pada 5 Juli 2026 dengan jumlah 2.581 pengunjung. Tingginya jumlah kunjungan pada periode tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kelancaran arus wisatawan dan kendaraan di dalam kawasan. Dalam menghadapi tingginya volume kunjungan, petugas Taman Nasional Baluran melakukan pengaturan dan penertiban di sejumlah titik jalur wisata. Upaya tersebut berhasil mengurai penumpukan kendaraan yang terjadi di sekitar jalur wisata sehingga arus kendaraan dapat kembali berjalan dengan lebih tertib dan lancar. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan yang aman dan nyaman bagi pengunjung, sekaligus menjaga ketertiban aktivitas wisata di kawasan konservasi. Selain melakukan pengaturan lalu lintas kunjungan, petugas juga terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Memasuki musim kemarau, kondisi vegetasi yang cenderung lebih kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Pengunjung diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan, menyalakan api di lokasi yang tidak diperbolehkan, maupun meninggalkan sisa pembakaran tanpa memastikan api benar-benar padam. Masyarakat juga diharapkan turut berperan aktif dengan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau indikasi kebakaran di kawasan Taman Nasional Baluran. Taman Nasional Baluran memiliki beragam daya tarik wisata alam, mulai dari Savana Bekol, Pantai Bama, hutan musim, hutan mangrove, hingga keanekaragaman hayati yang menjadi bagian penting dari ekosistem kawasan konservasi. Keindahan bentang alam dan kekayaan keanekaragaman hayati tersebut menjadikan Taman Nasional Baluran sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Jawa Timur. Tingginya jumlah kunjungan selama libur sekolah menjadi bukti besarnya minat masyarakat terhadap wisata alam dan kawasan konservasi. Balai Taman Nasional Baluran mengajak seluruh pengunjung untuk tetap mematuhi peraturan yang berlaku, menjaga kebersihan, tidak memberi makan satwa liar, tidak merusak lingkungan, serta turut menjaga kawasan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Berwisata di kawasan konservasi bukan hanya tentang menikmati keindahan alam, tetapi juga tentang menjaga dan melestarikannya untuk generasi mendatang.

Kembali ke Beranda
Logo Baluran
Taman Nasional Baluran

Situbondo Jawa Timur

Tempat Wisata

Taman nasional adalah suatu kawasan pelestarian alam yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan tentunya memiliki ekosistem asli. Dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi.