Berita & Artikel

Sambut HKAN 2026, Balai TN Baluran Laksanakan Pemulihan Ekosistem Savana melalui Pengendalian Vachelia nilotica

Sambut HKAN 2026, Balai TN Baluran Laksanakan Pemulihan Ekosistem Savana melalui Pengendalian Vachelia nilotica

Dipublikasikan pada 10 Agustus 2026 Oleh Admin

Situbondo – Dalam rangka menyambut Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026, Balai Taman Nasional (TN) Baluran melaksanakan kegiatan pemulihan ekosistem savana pada Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin setiap hari Senin yang difokuskan pada pengendalian spesies invasif Vachelia nilotica (akasia berduri) yang menjadi ancaman bagi keberlanjutan savana alami Baluran.

Kegiatan dilaksanakan oleh jajaran pegawai Balai TN Baluran bersama petugas lapangan pada area savana yang mengalami peningkatan pertumbuhan Vachelia nilotica. Pengendalian dilakukan sebagai upaya menjaga fungsi ekologis savana sekaligus mempertahankan ketersediaan pakan alami bagi satwa liar seperti banteng jawa, rusa timor, dan satwa herbivora lainnya yang bergantung pada padang rumput savana.

Kepala Balai TN Baluran menjelaskan bahwa penyebaran Vachelia nilotica dapat menekan pertumbuhan rumput alami savana karena tanaman tersebut memiliki kemampuan tumbuh yang cepat dan membentuk tegakan rapat.

“Apabila tidak dikendalikan, Vachelia nilotica dapat mengubah karakter savana alami Baluran menjadi semak berduri yang mengurangi ruang tumbuh rumput dan berdampak pada ketersediaan pakan satwa liar,” ujarnya.

Dalam kegiatan pemulihan ekosistem tersebut, petugas melakukan beberapa tahapan pengendalian, yaitu membabat tanaman akasia, kemudian mengolesi pangkal akar atau tunggak yang masih tersisa menggunakan herbisida Garlon untuk mencegah pertumbuhan kembali tanaman invasif tersebut.

Setelah proses pembabatan selesai, petugas juga melakukan pembakaran terhadap kumpulan batang dan ranting akasia yang telah ditebang. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi tumpukan sisa vegetasi berduri yang berpotensi melukai satwa liar yang melintas serta menghambat pergerakan satwa di area savana.

Kegiatan pemulihan ekosistem ini merupakan bagian dari komitmen Balai TN Baluran dalam menjaga keaslian ekosistem savana, yang menjadi salah satu ciri khas utama Taman Nasional Baluran dan dikenal sebagai “Africa van Java”.

Selain mendukung pelestarian habitat satwa liar, pengendalian spesies invasif juga menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas ekosistem kawasan konservasi secara berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan melalui kegiatan rutin pemeliharaan savana, pemantauan pertumbuhan vegetasi invasif, serta evaluasi kondisi habitat satwa.

Momentum HKAN 2026 dimanfaatkan Balai TN Baluran untuk mengajak seluruh masyarakat agar lebih peduli terhadap pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung upaya konservasi sumber daya alam hayati.

Melalui kegiatan pemulihan ekosistem savana ini, Balai TN Baluran berharap kawasan savana alami tetap terjaga, produktivitas padang rumput dapat dipertahankan, dan habitat satwa liar di Taman Nasional Baluran tetap lestari bagi generasi mendatang.

Salam Konservasi.

Kembali ke Beranda
Logo Baluran
Taman Nasional Baluran

Situbondo Jawa Timur

Tempat Wisata

Taman nasional adalah suatu kawasan pelestarian alam yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan tentunya memiliki ekosistem asli. Dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi.