Taman Nasional Baluran Tutup Setiap Hari Senin Mulai 1 Desember 2025
Dipublikasikan pada 1 Desember 2025
SITUBONDO — Balai Taman Nasional Baluran menetapkan kebijakan penutupan kawasan wisata setiap hari Senin, yang mulai berlaku pada 1 Desember 2025. Kebijakan ini diterapkan sebagai bagian dari upaya pengelolaan kawasan konservasi yang berkelanjutan serta peningkatan kualitas pelayanan dan perlindungan ekosistem.
Penutupan rutin setiap hari Senin dimanfaatkan untuk kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana wisata, pemulihan lingkungan, monitoring kawasan, serta penguatan pengamanan dan pengelolaan konservasi. Langkah ini juga bertujuan untuk memberikan waktu jeda bagi alam agar tetap terjaga keseimbangannya di tengah aktivitas kunjungan wisata.
Namun demikian, Balai Taman Nasional Baluran menegaskan bahwa apabila hari Senin bertepatan dengan tanggal merah atau hari libur nasional, maka kawasan Taman Nasional Baluran tetap dibuka dan melayani kunjungan wisata seperti biasa. Ketentuan ini diberlakukan untuk tetap memberikan ruang bagi masyarakat dan wisatawan dalam memanfaatkan waktu libur nasional tanpa mengurangi komitmen konservasi.
Kepala Balai Taman Nasional Baluran menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk penyesuaian pengelolaan kawasan yang mengedepankan prinsip kehati-hatian, keberlanjutan, dan pelayanan publik.
Balai Taman Nasional Baluran mengimbau seluruh masyarakat dan pengunjung untuk memperhatikan informasi ini dalam merencanakan kunjungan, serta terus mendukung upaya pelestarian kawasan konservasi dengan berwisata secara bertanggung jawab.
Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan Taman Nasional Baluran dapat terus memberikan manfaat ekologis, edukatif, dan ekonomi secara berkelanjutan bagi generasi saat ini dan yang akan datang.
Salam Konservasi 🌿
Penutupan rutin setiap hari Senin dimanfaatkan untuk kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana wisata, pemulihan lingkungan, monitoring kawasan, serta penguatan pengamanan dan pengelolaan konservasi. Langkah ini juga bertujuan untuk memberikan waktu jeda bagi alam agar tetap terjaga keseimbangannya di tengah aktivitas kunjungan wisata.
Namun demikian, Balai Taman Nasional Baluran menegaskan bahwa apabila hari Senin bertepatan dengan tanggal merah atau hari libur nasional, maka kawasan Taman Nasional Baluran tetap dibuka dan melayani kunjungan wisata seperti biasa. Ketentuan ini diberlakukan untuk tetap memberikan ruang bagi masyarakat dan wisatawan dalam memanfaatkan waktu libur nasional tanpa mengurangi komitmen konservasi.
Kepala Balai Taman Nasional Baluran menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk penyesuaian pengelolaan kawasan yang mengedepankan prinsip kehati-hatian, keberlanjutan, dan pelayanan publik.
Balai Taman Nasional Baluran mengimbau seluruh masyarakat dan pengunjung untuk memperhatikan informasi ini dalam merencanakan kunjungan, serta terus mendukung upaya pelestarian kawasan konservasi dengan berwisata secara bertanggung jawab.
Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan Taman Nasional Baluran dapat terus memberikan manfaat ekologis, edukatif, dan ekonomi secara berkelanjutan bagi generasi saat ini dan yang akan datang.
Salam Konservasi 🌿